Minggu, 01 Juni 2014

Founding Mother


Halo sobat Oxy… 
Pernah denger ungkapan “tak kenal maka tak sayang” ga? Pasti sering dong. Nah, sebelum kamu gabung sama Oxygen Community, ada baiknya kalau kamu mengenal founder-nya Oxygen terlebih dahulu. Biar makin akrab guys.

Ini dia Founder of Oxygen Community atau pendiri komunitas Oxygen, Miranti Artarina, S. S. Wanita yang akrab disapa Miss Anti ini adalah putri dari pasangan Bapak Encas Sukahar dan Ibu Darmini. Dia lahir di kota penghasil pempek alias Kota Palembang pada15 Maret 1986. Jadi gak usah heran kalau ternyata makanan favorit Miss Anti adalah pempek.

Kediaman Miss Anti bertempat di Jl. Belida Raya Blok KK-1 No. 2322, Komp. Pusri Sako, Palembang. Miss Anti ini bener-bener Palembang tulen loh… Buktinya, dari mulai lahir sampai SD, SMP, dan SMA Miss. Anti masih betah tinggal di Palembang. Yaelah…pastinnya dong, kan tanah kelahirannya beliau. Hehe 

Miss Anti adalah alumni SD Xaverius III Palembang, SMPN 8 Palembang, dan SMAN 5 Palembang. Namun setelah menginjak dunia perkuliahan, Miss Anti harus meninggalkan tanah kelahirannya dan menetap di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dalam rangka melanjutkan studinya di Universitas Padjajaran biasa disingkat Unpad. Dan saat ini Miss Anti sedang meneruskan program S-2 nya pada jurusan Kajian Budaya di Universitas Padjajaran.

Ada satu hal yang paling membanggakan dan paling berkesan bagi Miss Anti ketika masih duduk di bangku SMA, tepatnya pada tahun 2002 Miss Anti pernah meraih juara pertama pidato Bahasa Inggris tingkat SMA di Universitas PGRI Palembang. Wow… keren! 

Perjalanannya merintis Oxygen Community berawal dari sebuah pertemuan tak sengaja antara Miss Anti dengan salah seorang kenalannya bernama Wulan. Pertemuan itu berlangsung di RRI English Club Community (RECC), Bandung. Memiliki latar belakang yang sama sebagai seorang guru atau pengajar Bahasa Inggris, sama-sama menyukai kegiatan sosial, dan gemar mengajar, mereka menyatukan visi mereka untuk membangun sebuah wadah belajar Bahasa Inggris yang mudah dijangkau seluruh tingkatan sosial. Hanya dengan 5000 rupiah seluruh mahasiswa yang suka English, bisa mendapatkan pelajaran bahasa Inggris tanpa kendala apapun. Nah…karena itulah akhirnya wanita lulusan sastra Jepang Universitas Padjajaran itu memutuskan untuk membentuk suatu komunitas yang khusus mewadahi para mahasiswa yang ingin mempelajari Bahasa Inggris lebih dalam.

Akhirnya pertengahan tahun 2012 terbentuklah komunitas Oxygen yang menjadi tempat para mahasiswa dalam memperdalam Bahasa Inggris. Namun Miss Anti dan Miss Wulan bersepakat bahwa setiap orang yang ikut bergabung komunitas itu harus membawa 5 orang lainnya agar dalam proses belajar Bahasa Inggris, mereka bisa lebih bersemangat dan aktif berkomunikasi satu sama lain, tentunya menggunakan Bahasa Inggris.

Seiring berjalannya waktu, para anggota komunitas Oxygen pun terus bertambah, yang semula hanya berjumlah 5 orang, menjadi puluhan hingga mencapai jumlah yang lebih banyak dari yang diperkirakan. Wow… great! Amazing bukan? Yah… itulah sobat Oxy perjalanan panjang seorang Miss Anti dalam membentuk Oxygen Community. Awalnya hanya dibentuk sebagai komunitas yang khusus mempelajari Bahasa Inggris, tapi karena sifat komunitas yang dinamis, Oxygen hari ini hadir dengan beragam divisi yang luar biasa.

Membentuk atau mendirikan suatu komunitas tentunya memerlukan suatu perencanaan yang matang guys. Dan salah satu karyanya bisa kita saksikan saat ini di Oxygen Community. Selain itu cita-citanya yang ingin menjadi perubah generasi, sangat sesuai dengan tujuan Oxygen Community yang hadir sebagai komunitas pencetak generasi yang cerdas secara intelektual, emosional dan pastinya spiritual.

Hal yang paling disukai oleh Miss Anti adalah mengajar. Hm… Kegemaran yang oke banget.
Mengajar adalah perbuatan mulia, namun seribu satu orang yang menjadikannya sebagai kegemaran. Karena itulah, di Oxygen Community bisa ia jadikan sebagai lahan untuk menyalurkan kegemarannya. 

Selain itu Miss Anti adalah pribadi yang benci “dicuekin”, wanita pecinta warna ungu ini selalu bersikap ramah pada setiap orang yang berada di sekelilingnya. Mencontoh pribadi sang idola Nabi Muhammad SAW adalah barometernya dalam menjalani hidup. “Aku hanyalah apa yang diberikan Allah padaku”. Itulah kalimat yang selalu menjadi motto hidup seorang Miss Anti. Bersyukur.. bersyukur.. dan bersyukur.

Komunitas Oxygen seolah telah mendarah daging dalam tubuhnya, hingga visi hidupnya adalah mencetak generasi yang outstanding dan extraordinary, sedangkan misinya mengembangkan Oxygen menjadi wadah yang mencetak generasi yang outstanding dan extraordinary. Tekadnya menjadi perubah generasi dalam melahirkan generasi-generasi yang outstanding dan extraordinary bukanlah khayalan belaka. 

Miss Anti berharap Oxygen Community tidak berpola seperti UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang apabila berakhir masa jabatannya berakhir pula hubungan emosional anggotanya. Namun yang Miss Anti harapkan, Oxygen Community bisa menjadi tempat yang mewadahi potensi-potensi para generasi bangsa yang unggul sehingga mereka dapat terus berkarya seumur hidup. Dengan begitu, hubungan antara anggotanya tidak akan pernah putus sampai jasad tak bernafas.

Ya… sobat Oxy, itulah sekilas tentang pendiri Oxygen Community. Masih banyak hal menarik yang bisa kamu tahu tentang seorang Miss Anti. Nah…kalau kamu masih penasaran sama keseharian Miss Anti, sampai dia bisa terpikir membuat suatu komunitas tanpa ada kepentingan pribadi sedikit pun, tunggu apa lagi.... Let's join with OXYGEN COMMUNITY.

0 komentar:

Posting Komentar